
Padang, Humas – Dua siswa MAN 2 Padang ditetapkan sebagai Eco Ranger MAN 2 Padang setelah mengikuti pelatihan Integrasi Forest and Other Land Use (FOLU) dan Pendidikan Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) yang digelar SMA Laboratorium Universitas Negeri Padang (UNP), 7 Desember 2025.
Pelatihan tersebut berfokus pada pengolahan sampah sekolah sebagai upaya mendorong lahirnya generasi hijau sekaligus memperkuat kesadaran lingkungan di lingkungan satuan pendidikan.
Kedua siswa yang ditetapkan sebagai Eco Ranger tersebut adalah Faizullatul Fajran dan Naswa Amanda. Keduanya akan berperan sebagai agen perubahan dalam mendukung pelaksanaan program Adiwiyata di MAN 2 Padang.
Kepala MAN 2 Padang, Ahmad Asdi, mengatakan penetapan Eco Ranger menjadi bagian dari strategi madrasah untuk menumbuhkan budaya peduli lingkungan. Menurut dia, peran siswa sangat penting dalam menciptakan lingkungan madrasah yang bersih, sehat, dan nyaman.
Ia menegaskan bahwa materi dan nilai-nilai yang diperoleh dari pelatihan tersebut tidak hanya berhenti pada tataran teori, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan berkelanjutan dalam kehidupan madrasah sehari-hari.
“Ananda hari ini menjadi agen perubahan terkait Adiwiyata, bagaimana lingkungan kita nyaman dan indah. Yang terpenting adalah mengimplementasikannya di madrasah kita,” ujar Ahmad Asdi.
Ia juga berharap para Eco Ranger tidak hanya menjadi contoh, tetapi mampu menggerakkan siswa lain agar aktif menjaga kebersihan lingkungan madrasah serta membiasakan pemilahan sampah sejak dari ruang kelas sebagai bagian dari budaya madrasah.
“Bersih madrasahnya, sehat siswanya, rindang madrasahnya, dan itulah yang harus kita jaga bersama secara konsisten dan berkelanjutan,” kata Ahmad Asdi.
Ke depan, MAN 2 Padang berencana menetapkan minimal tiga siswa di setiap kelas sebagai agen perubahan Adiwiyata. Ahmad Asdi menyebutkan, penetapan tersebut dijadwalkan pada Januari 2026 mendatang sebagai upaya memperkuat gerakan kolektif menjaga lingkungan madrasah.
Pewarta: ArulDp | Editor: Wenny)