
Padang, Humas – Kepala MAN 2 Padang, Ahmad Asdi, mengumpulkan guru pamong dan mahasiswa PPL dari UIN Imam Bonjol Padang dan Universitas Negeri Padang (UNP). Pertemuan digelar Rabu (23/7/2025), usai serah terima mahasiswa beberapa waktu lalu.
Dalam arahannya, Ahmad Asdi meminta para guru pamong untuk benar-benar membimbing mahasiswa, terutama soal dasar-dasar menjadi guru yang baik.
“Perkenalkan mereka pada dunia nyata mengajar, mulai dari membuka pelajaran, memotivasi siswa, sampai menghadapi dinamika di kelas,” ujarnya.
Ia menegaskan agar mahasiswa tidak hanya akrab dengan guru pamong saja, tapi juga mengenal seluruh warga madrasah.
“Mahasiswa boleh bebas bertanya ke guru pamong. Tapi jangan berhenti di situ, kenali semua orang di sini. Ambil semua informasi yang bisa jadi bekal nanti,” ucapnya.
Asdi juga mendorong mahasiswa ikut kegiatan madrasah. Ia mencontohkan, jika ada yang suka pramuka, bisa langsung gabung. Begitu juga bagi yang suka menulis, dipersilakan ikut tim humas.
Dalam kesempatan itu, Asdi mengingatkan agar mahasiswa dari UIN dan UNP tidak merasa berbeda satu sama lain. Semua wajib membaur dan saling mengisi.
“Kalau mahasiswa UIN punya kelebihan, ambil ilmunya. Begitu juga sebaliknya. Intinya, tugas kita sama: mencerdaskan anak bangsa,” tegasnya.
(Pewarta: ArulDp | Editor: Wenny, R)