Selasa, 10 Feb 2026
  • Ahlan Wa Sahlan di Website MAN 2 KOTA PADANG Menuju Zona Integritas (Bersih dari korupsi, Santun Melayani, Maju dalam inovasi) NO SUAP-NO KORUPSI NO GRATIFIKASI - PELAYANAN PRIMA

25 Relawan MAN 2 Padang Terjun Bersihkan Lumpur Pascabanjir di Banda Gadang

Padang, Humas – MAN 2 Padang mengerahkan 25 relawan, terdiri dari 16 siswa dan 9 guru, untuk membantu korban banjir bandang di Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kota Padang, Rabu (3/12/2025). Mereka bertugas membersihkan sisa lumpur yang memenuhi rumah warga dan badan jalan pasca bencana.

Bantuan tersebut difokuskan kepada aparatur sipil negara (ASN) Kantor Kementerian Agama Sumbar yang terdampak dan tinggal di wilayah tersebut. Pengiriman relawan ini menjadi bentuk solidaritas sekaligus kepedulian MAN 2 Padang terhadap sesama keluarga besar Kementerian Agama.

Tim relawan dipimpin langsung oleh Kepala MAN 2 Padang, Ahmad Asdi. Ikut pula Waka Humas Al Anshari dan Waka Akademik Yuliasman. Selain itu, Pembina OSIM Betty Revita, sejumlah guru, serta mahasiswa PPL juga turut serta dalam kegiatan tersebut.

Para relawan dibekali peralatan yang dibutuhkan untuk pembersihan, mulai dari sekop, cangkul, sodokan lumpur, ember, hingga perlengkapan kerja lainnya. Mereka akan bergabung dengan relawan dari berbagai madrasah dan satuan kerja di lingkungan Kemenag Kota Padang.

“Pengiriman tim bantuan relawan ini adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk selalu hadir bagi masyarakat, khususnya untuk keluarga besar ASN Kemenag,” kata Ahmad Asdi.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan aksi kemanusiaan yang membutuhkan kesungguhan serta kehati-hatian para relawan. Ia mengingatkan bahwa para relawan harus bekerja dengan benar dan tetap mengutamakan keselamatan di lokasi.

“Ini adalah kerja kemanusiaan untuk membantu warga yang terdampak. Bekerjalah dengan benar dan dengan hati. Tetap utamakan keselamatan selama bertugas. Hati-hati saat melintasi lumpur, karena bisa saja ada paku atau benda berbahaya lainnya,” ujarnya.

Diketahui, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur Sumatera Barat pada 22–27 November 2025 memicu banjir dan longsor di sejumlah wilayah. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan material dan menimbulkan korban jiwa.

Pewarta: ArulDp | Editor: Wenny)

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR