
Padang, Humas – Pengawas Madrasah, Depi Dasmal, melakukan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) MAN 2 Padang Tahun 2025. Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula Abu Bakar Shiddiq, kampus madrasah tersebut, Selasa (6/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Depi Dasmal didampingi pengawas madrasah lainnya, Irdawati. Turut hadir Ketua Komite MAN 2 Padang Syaifunir Husein, Kepala Urusan Tata Usaha Arisman, para wakil kepala madrasah, serta tim panitia PKKM.
Depi Dasmal menjelaskan bahwa PKKM memiliki landasan yuridis yang jelas dan dilaksanakan secara berkala, baik tahunan maupun empat tahunan. Untuk penilaian tahunan, evaluasi dilakukan oleh dua orang pengawas madrasah.
Menurutnya, meskipun penilaian ditujukan kepada kepala madrasah, ruang lingkupnya mencakup pengelolaan manajerial dan akademik madrasah secara menyeluruh.
“Penilaian ini bukan punishment, tetapi bersifat pembimbingan dan pembinaan. Yang dilihat adalah bagaimana proses akademik dan manajerial berjalan,” ujarnya.
Depi menyebutkan, penilaian dilakukan melalui observasi, wawancara, serta pemeriksaan data dan dokumen pendukung. Ia berharap MAN 2 Padang dapat terus berkembang dan menjadi rujukan bagi madrasah lain.
Ia menegaskan, PKKM menjadi momentum penting untuk melihat perkembangan madrasah sesuai tuntutan zaman. Keberhasilan kepala madrasah, kata dia, tidak hanya dilihat dari capaian angka, tetapi juga secara holistik.
“Pengelolaan madrasah harus berkualitas, humanis, dan memiliki suasana ruh pendidikan. Itu juga menjadi bagian dari penilaian,” tambah Depi.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Padang Ahmad Asdi menyampaikan bahwa hasil Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) akan dijadikan bahan refleksi sekaligus pijakan untuk melakukan perbaikan dan penguatan pengelolaan madrasah ke depan.
“Penilaian hari ini menjadi titik akhir untuk perbaikan MAN 2 Padang ke depan. Kehadiran pengawas akan kami refleksikan untuk tahun 2026 dalam mewujudkan visi dan misi madrasah,” kata Ahmad Asdi.
Sementara itu, Ketua Komite MAN 2 Padang Syaifunir Husein menilai PKKM sebagai evaluasi objektif berbasis data, di mana pengawas tidak hanya menilai, tetapi juga memberi solusi atas kekurangan serta apresiasi terhadap kelebihan.
Pewarta: ArulDp | Editor: Wenny)