
Padang, Humas – Ratusan siswa kelas XII MAN 2 Padang mengikuti ujian praktik Seni dan Budaya yang digelar di Aula Abu Bakar Shiddiq, pada 26–30 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi akhir pembelajaran untuk mengukur kompetensi peserta didik pada aspek keterampilan seni.
Ujian praktik tersebut diprakarsai oleh guru mata pelajaran Seni dan Budaya dan diikuti oleh seluruh siswa kelas XII. Selama pelaksanaan, siswa menampilkan berbagai bentuk karya seni, khususnya dalam bidang seni tari, dengan fokus pada pengembangan gerak tari kreasi.
Guru Seni dan Budaya, Nurazizah Chalid, yang akrab disapa Cici, mengatakan ujian praktik ini bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa dalam menerapkan ilmu dan keterampilan yang telah dipelajari.
“Praktik ini kami laksanakan untuk mengukur kemampuan serta mendorong siswa berkreasi dengan menghadirkan kualitas wujud diri dan apresiasi terhadap seni dan budaya,” ujar Cici.
Ia menyebutkan, bentuk praktik yang diujikan adalah keterampilan menari, khususnya pengembangan gerak tari kreasi. Dalam praktik tersebut, siswa diberi ruang untuk mengeksplorasi ide dan gagasan seni sesuai dengan kemampuan dan karakter masing-masing.
Menurut Cici, terdapat beberapa aspek utama yang menjadi fokus penilaian dalam ujian praktik ini, yakni wiraga, wirama, wirasa, dan wirupa. Keempat aspek tersebut menjadi indikator penting dalam menilai kualitas penampilan dan pemahaman siswa terhadap unsur-unsur seni tari.
Cici berharap, ujian praktik Seni dan Budaya ini dapat menjadi program yang merepresentasikan evaluasi akhir proses belajar mengajar secara komprehensif.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong siswa untuk lebih sungguh-sungguh dalam mengeksplorasi unsur-unsur seni hingga menghasilkan karya yang berkualitas,” katanya.
Selama pelaksanaan ujian, siswa tampak antusias mengikuti kegiatan. Mereka berupaya menampilkan kemampuan terbaik dengan menerapkan seluruh unsur penilaian secara maksimal dalam setiap penampilan yang disajikan.
Pewarta: ArulDp | Editor: Wenny)