
Padang, Humas — Ratusan siswa kelas X dan XI Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Padang mengikuti Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) genap tahun pelajaran 2025/2026 yang berlangsung pada 20–30 April 2026.
Ujian dilaksanakan menggunakan aplikasi Pijar dari Telkomsel karena dinilai memiliki sejumlah keunggulan dan kelebihan.
Wakil kepala bidang akademik MAN 2 Padang, Yuliasman, mengatakan aplikasi Pijar memudahkan guru dalam pengelolaan soal sekaligus meningkatkan keamanan selama ujian berlangsung.
“Guru bisa langsung menginput soal ke dalam sistem. Dari sisi keamanan juga lebih baik, misalnya ketika ada panggilan masuk, aplikasi otomatis terblokir,” ujar Yuliasman.
Menurut dia, Pijar juga mampu meminimalkan potensi kecurangan. Aplikasi tidak dapat dijalankan apabila terdapat aplikasi lain berbasis kecerdasan buatan yang masih aktif di perangkat.
“Jika ada aplikasi lain seperti AI yang aktif, maka harus dinonaktifkan terlebih dahulu sebelum Pijar bisa digunakan,” katanya.
Selain itu, aplikasi ini dapat diakses melalui berbagai jenis gawai. Namun, untuk perangkat yang menggunakan kontrol orang tua, akses harus dibuka terlebih dahulu agar siswa dapat mengikuti ujian.
Salah seorang siswa kelas XI FA 1, Muhammad Daffa Samudra, menilai penggunaan Pijar membuat ujian berjalan lebih lancar.
“Tidak lelet, tidak perlu menunggu token, dan keluar-masuk aplikasi juga lebih cepat. Jadi lebih nyaman,” ujarnya.
Sebelumnya, MAN 2 Padang menggunakan aplikasi Fly Exam dalam pelaksanaan ujian berbasis digital. Peralihan ke Pijar dilakukan sebagai upaya meningkatkan efektivitas dan integritas asesmen.
(Pewarta: ArulDp | Editor: Wenny)