Senin, 06 Des 2021
  • Ahlan Wa Sahlan di Website MAN 2 KOTA PADANG Menuju Zona Integritas (Bersih dari korupsi, Santun Melayani, Maju dalam inovasi) NO SUAP-NO KORUPSI NO GRATIFIKASI - PELAYANAN PRIMA

TUNTUNAN PEMBELAJARAN KARAKTER MELALUI AKTIFITAS PEMBIASAAN

 Sehubungan dengan tugas aksi Nyata kami pada Program Guru Penggerak Angkatan 2 mengenai Penerapan pemikiran Ki Hadjar Dewantara di kelas dan sekolah, saya sengaja memilih kata kunci dari “Karakter”. Karena, karakter adalah ujung tombak dari keterwujudan profil Pelajar Pancasila. Adapun yang melatarbelakangi aksi nyata ini adalah:

1. Pemikiran Ki Hadjar Dewantara tentang pendidikan yaitu sebagai tempat persemaian benih-benih kebudayaan dalam masyarakat.

2. Ki Hadjar Dewantara juga berkeyakinan bahwa untuk menciptakan manusia Indonesia yang beradab maka pendidikan adalah salah satu kunci utama untuk pencapaiannya.

3. Budaya dan kebiasaan dari nenek moyang mulai tergerus oleh zaman.

Adapun tujuan aksi nyata ini adalah:

1. Meningkatkan keimana dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa

2. Memperbaiki karakter anak yang mulai tergerus oleh canggihnya teknologi

3. Menumbuhkan kembali budaya dan kebiasaan yang diwariskan oleh nenek moyang kita.

Tolok Ukur:

Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta berbudi pekerti luhur.

Adapun deskripsi dari aksi nyata saya adalah sebagai berikut:

1. Penerapan budaya 4S (Senyum, Salam, Sapa, dan santun)

2. Literasi Al Quran

3. Beristighfar dan bershalawat

4. Berdoa sebelum dan sesudah belajar

5. Budaya mappatabe

      Dalam pelaksanaa aksi nyata ini, saya awali melalui tahap perencanaan dengan malukukan konsultasi dengan pendamping, kepala sekolah, dan orang tua siswa. Selanjutnya, memberikan penjelaan pada anak didik tentang kegiatan yang akan dilakukan. Pada tahap selanjutnya adalah tahap pelaksanaan dimulai dari berpamitan pada orang tua, 4S (Senyum, Salam, Sapa, dan Santun), Literasi Alquran, Beristighfar dan bershalawat, berdoa sebelum dan sesudah belajar, serta budaya mappatabe. Semua pembudayaan ini saya laksanakan pada anak-anak dengan memberikan teladan pada anak serta penjelasan-penjelasan mengapa hal-hal tersebut harus dibudayakan.

    Penerapan pembudayaan karakter ini diterima dengan baik oleh seluruh pihak yang terlibat mulai dari siswa, orang tua siswa, kepala sekolah, teman sejawat, serta pendamping. Mereka mendukung dan antusias berperan serat dalam kegiatan aksi nyata yang saya terapkan. Mereka beralasan bahwa karakter anak-anak mulai agak menyimpang dari budaya karakter yang diwariskan oleh nenek moyang kita. Mereka lebih banyak waktu dengan android yang terkadang memberikan contoh yang tidak sesuai dengan karakter anak bangsa yang sesungguhnya. Dengan kata lain, karakter yang diwariskan oleh nenek moyang mulai tergerus oleh teknologi dan zaman yang semakin berkembang. Budaya yang diwariskan oleh nenek moyang kita sedikit demi sedikit mulai tergerus dan hampir punah.

     Kegiatan aksi nyata ini menjadikan anak senang dan antusias untuk mulai membudayakan karakter yang saya harapkan dapat terwujud. Anak sudah kembali bertata krama, jika hendak melewati orang lain maka anak sudah tidak seenaknya berlalu lalang tanpa ada kesopanan. Anak membungkukkan badannya dan mengucapakan kata”Tabe” apabila lewat di antara orang-orang. Ini adalah salah satu budaya Suku Bugis Makassar yang hampir pudar. Selain itu, anak ramah dan terbiasa mengucapkan salam pada siapa pun setiap kali bertemu. Anak juga sudah lebih fokus ke Al Quran dibandingkan dengan androidnya. Tanpa perintah dan paksaan lagi, anak sudah merasa ada yang aneh jikalau budaya-budaya tersebut mereka tidak lakukan. Teman sejwat pun ikut senang melihat anak didik mulai bertata krama yang baik.

     Semoga apa yang saya terapkan ini bisa mendarah daging dan bisa dibudayakan bukan hanya di sekolah tapi di rumah dan masyarakat. Semoga budaya yang diwariskan nenek moyang kita kembali membumi dan memeprbaiki karakter anak bangsa.

Diterbitkan:27 September 2021 08:11
Sumber:Modul 1.1 Guru Penggerak Angkatan 2
Penulis:IRIYANTI SAHARIBULAN
admin

Tulisan Lainnya

0 Komentar

KELUAR