
adang, humas — Hari ini kegiatan panitia sudah selesai, mulai dari penerimaan berkas, penguji tahfiz, tilawah dan prestasi. Dari 567 yang mendaftar online melalui jalur prestasi, hanya 88 orang calon siswa yang memenuhi syarat untuk diuji.
Hal ini disampaikan kepala madrasah H. Akhri Meinhardi dihadapan panitia PPDB MAN 2 Kota Padang dalam rapat evaluasi tentang pelaksanaan PPDB, Rabu (27/04/22) diruang guru madrasah.
“Ini membuktikan bahwa tidak selamanya sertifikat/piagam juara yang diajukan calon siswa sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya,”katanya.
Akhri Meinhardi menekankan bahwa pedoman dalam penilaian prestasi bukan hanya mengacu kepada piagam, akan tetapi juga dibuktikan melalui uji kompetensi/hafalan langsung.
“Tes yang membuktikan keotentikan piagamnya, apakah piagam sesuai dengan kenyataan. Apabila tidak, maka yang diambil adalah nilai tesnya, bukan piagamnya,” sambungnya.
Masing-masing tim penguji memaparkan penilaiannya terhadap siswa yang diuji baik tahfiz, prestasi madrasah maupun olahraga dan seni.
Salah seorang penguji tahfiz Ihsan Wahyudi mengungkapkan temuannya bahwa ditemui beberapa siswa yang memiliki sertifikat tahfiz 30 juz Al Qur’an, namun ketika diuji tidak mampu menunjukkan kemampuan hafalannya.
Penulis berita : ArulDp
Editor : WR